Fraud bukan hanya berpotensi menimbulkan kerugian finansial. Dampaknya dapat memengaruhi reputasi, kepercayaan pemangku kepentingan, efektivitas proses bisnis, hingga keberlanjutan perusahaan. Karena itu, perusahaan membutuhkan pendekatan anti fraud yang tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika kasus terjadi, tetapi mampu membangun sistem pencegahan dan pengendalian secara terstruktur.
Hal tersebut menjadi fokus dalam WEBINAR – BATCH 1 Anti Fraud dengan Pendekatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001 “As The Key to Healthy and Successful Company” bersama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, yang diselenggarakan pada Jumat, 2 Oktober 2026.
Webinar ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dengan diikuti oleh lebih dari 200 peserta. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh perspektif mengenai bagaimana pendekatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001 dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat pencegahan fraud, pengelolaan risiko, pengendalian, serta budaya integritas di dalam perusahaan.

Kegiatan dibuka oleh Bapak Awal Diyananda selaku Head of HCBP & General Service dan Bapak Achmad Komara selaku Head of Operational Risk Management PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
Keterlibatan fungsi Human Capital dan Operational Risk Management dalam pembukaan kegiatan memperkuat pesan bahwa pencegahan fraud membutuhkan kolaborasi lintas fungsi. Sistem yang efektif tidak hanya bergantung pada satu unit kerja, tetapi membutuhkan keterlibatan organisasi secara menyeluruh.
Anti Fraud Tidak Cukup Hanya Menangani Kasus
Salah satu tantangan dalam pengelolaan fraud adalah ketika organisasi terlalu berfokus pada tindakan setelah pelanggaran terjadi. Padahal, sistem anti fraud yang efektif perlu dibangun sejak tahap pencegahan.
Organisasi perlu mampu mengenali area yang memiliki potensi risiko, menentukan pengendalian yang sesuai, memastikan mekanisme pengawasan berjalan, menyediakan saluran pelaporan, melakukan evaluasi, serta memastikan adanya tindakan perbaikan ketika ditemukan kelemahan.
Dengan pendekatan tersebut, anti fraud tidak lagi hanya menjadi mekanisme untuk menangani kasus, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan risiko dan tata kelola perusahaan. Pendekatan preventif inilah yang menjadi semakin penting dalam membangun perusahaan yang sehat dan berkelanjutan.
SNI ISO 37001 sebagai Pendekatan Sistem dalam Memperkuat Anti Fraud
Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001 memberikan kerangka sistematis yang dapat digunakan organisasi untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian risiko penyuapan.
Pendekatan sistem manajemen membantu organisasi menghubungkan berbagai elemen penting, mulai dari komitmen pimpinan, identifikasi dan penilaian risiko, penetapan pengendalian, peningkatan kompetensi, pengelolaan pihak terkait, mekanisme pelaporan, monitoring, evaluasi, tindakan koreksi, hingga peningkatan berkelanjutan. Hal tersebut memberikan perspektif penting terhadap program anti fraud.
Organisasi tidak hanya membutuhkan kebijakan yang menyatakan larangan terhadap fraud maupun penyuapan. Organisasi juga membutuhkan mekanisme yang memastikan bahwa risiko telah dipahami dan pengendalian benar-benar diterapkan dalam proses bisnis.
Dengan demikian, pendekatan SNI ISO 37001 dapat digunakan untuk memperkuat sistem anti fraud agar lebih terstruktur, berbasis risiko, dan berkelanjutan.
Menghubungkan Risiko dengan Pengendalian
Setiap proses bisnis memiliki karakteristik dan tingkat risiko yang berbeda. Karena itu, pengendalian anti fraud juga perlu disesuaikan dengan risiko yang terdapat pada masing-masing proses.
Organisasi perlu memahami di mana potensi risiko dapat muncul, siapa pihak yang terlibat, bagaimana proses berlangsung, pengendalian apa yang telah diterapkan, serta apakah pengendalian tersebut telah berjalan secara efektif.
Pendekatan ini membuat organisasi tidak sekadar memiliki banyak prosedur, tetapi memastikan bahwa setiap pengendalian memiliki hubungan yang jelas dengan risiko yang ingin dikelola.
Siklus risiko – pengendalian – implementasi – monitoring – evaluasi – perbaikan menjadi bagian penting dalam membangun sistem yang mampu berkembang mengikuti perubahan lingkungan bisnis.
Inilah salah satu nilai dari pendekatan sistem manajemen dalam mendukung program anti fraud.
Healthy Company Membutuhkan Tata Kelola yang Sehat
Tema “As The Key to Healthy and Successful Company” membawa pesan bahwa keberhasilan perusahaan tidak seharusnya hanya dilihat dari pertumbuhan bisnis maupun pencapaian finansial.
Perusahaan yang sehat juga membutuhkan tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang efektif, sistem pengendalian yang memadai, serta budaya integritas yang kuat. Pertumbuhan bisnis tanpa pengendalian yang memadai dapat meningkatkan eksposur terhadap risiko. Sebaliknya, sistem pengendalian yang hanya bersifat administratif juga belum tentu mampu memberikan perlindungan yang efektif bagi organisasi.
Karena itu, perusahaan membutuhkan keseimbangan antara performance, risk, control, dan integrity.
Pendekatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan dapat menjadi salah satu bagian dalam membangun keseimbangan tersebut sehingga pencapaian target bisnis tetap berjalan bersama dengan penguatan tata kelola dan pengendalian risiko.
Dari Policy-Based menuju System-Based Anti Fraud
Memiliki kebijakan anti fraud merupakan langkah penting, tetapi kebijakan saja belum cukup.
Tantangan berikutnya adalah memastikan kebijakan tersebut diterjemahkan menjadi proses yang benar-benar berjalan. Organisasi membutuhkan pembagian tanggung jawab yang jelas, mekanisme identifikasi risiko, pengendalian yang sesuai, monitoring terhadap implementasi, evaluasi efektivitas, serta tindakan perbaikan ketika ditemukan kelemahan. Dengan pendekatan sistem manajemen, organisasi dapat bergerak dari policy-based anti fraud menuju system-based anti fraud. Artinya, anti fraud tidak hanya hadir dalam bentuk kebijakan dan pernyataan komitmen, tetapi terintegrasi ke dalam proses bisnis dan cara organisasi mengambil keputusan.
Ketika sistem tersebut berjalan secara konsisten, upaya pencegahan fraud dapat menjadi lebih proaktif dibandingkan hanya menunggu permasalahan terjadi.
Anti Fraud dan Budaya Integritas
Sistem yang baik tetap membutuhkan manusia yang menjalankannya.
Karena itu, penguatan anti fraud memiliki hubungan yang sangat erat dengan budaya integritas.
Budaya tersebut dibangun ketika pimpinan menunjukkan komitmen, pengendalian diterapkan secara konsisten, personel memahami tanggung jawabnya, serta terdapat keberanian dan mekanisme yang memadai untuk melaporkan indikasi pelanggaran.
Integritas perlu hadir dalam aktivitas sehari-hari dan menjadi pertimbangan dalam setiap pengambilan keputusan. Dalam konteks inilah, Sistem Manajemen Anti Penyuapan bukan sekadar kumpulan persyaratan. Sistem dapat menjadi instrumen untuk membantu organisasi membangun lingkungan kerja yang mendukung perilaku etis dan memperkuat kepercayaan.
Anti Fraud sebagai Bagian dari Keberlanjutan Bisnis
Keberhasilan perusahaan tidak hanya berbicara mengenai pencapaian hari ini, tetapi juga kemampuan mempertahankan kinerja dan kepercayaan dalam jangka panjang.
Fraud dapat mengganggu keduanya.
Satu kasus dapat berkembang menjadi persoalan yang memengaruhi reputasi, hubungan dengan pelanggan dan mitra, kepercayaan pemangku kepentingan, serta operasional perusahaan.
Karena itu, penguatan sistem anti fraud seharusnya tidak dipandang semata-mata sebagai kebutuhan compliance. Pengendalian yang efektif merupakan bagian dari upaya melindungi nilai perusahaan dan menjaga keberlanjutan bisnis. Semakin baik organisasi memahami risiko dan mengelolanya secara sistematis, semakin kuat fondasi perusahaan untuk bertumbuh secara sehat.
Antusiasme terhadap pembahasan Anti Fraud dengan Pendekatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001 terlihat dari partisipasi lebih dari 200 peserta dalam Webinar Batch 1. Partisipasi tersebut menunjukkan pentingnya pembahasan mengenai fraud, risiko, pengendalian, dan integritas dalam mendukung organisasi yang sehat.
Webinar ini tidak hanya menempatkan anti fraud sebagai topik kepatuhan, tetapi menghubungkannya dengan kebutuhan perusahaan dalam membangun sistem pengendalian yang mampu mendukung pencapaian tujuan bisnis.
Dengan perspektif tersebut, penerapan anti fraud diharapkan semakin bergeser dari pendekatan yang reaktif menjadi lebih preventif dan sistematis.
RMC Mendukung Penguatan Anti Fraud melalui Pendekatan Sistem Manajemen, RMC memiliki pendekatan bahwa sistem manajemen harus mampu memberikan hasil nyata bagi organisasi.
Dokumen dan pemenuhan persyaratan merupakan bagian dari sebuah sistem, tetapi nilai sesungguhnya muncul ketika sistem tersebut mampu diterapkan, digunakan untuk mengelola risiko, memperkuat pengendalian, serta membantu organisasi meningkatkan kinerjanya.
Dalam bidang Anti Fraud dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001, RMC mendukung organisasi melalui program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
Dukungan tersebut dapat mencakup Training Anti Fraud, Training Awareness SNI ISO 37001, Training Internal Auditor, Gap Assessment, Risk Assessment, pengembangan dan implementasi sistem, upgrading SNI ISO 37001:2025, internal audit, hingga pendampingan menuju sertifikasi.
Program dapat dikembangkan untuk perusahaan yang baru akan membangun Sistem Manajemen Anti Penyuapan maupun organisasi yang telah memiliki sistem dan ingin meningkatkan efektivitas implementasinya.
RMC tidak hanya membantu organisasi memahami persyaratan standar, tetapi berupaya menerjemahkan standar tersebut menjadi sistem yang praktis, dapat diterapkan, dan memberikan dampak terhadap pengelolaan organisasi.
Dari Anti Fraud Menuju Healthy and Successful Company
Pelaksanaan WEBINAR – BATCH 1 Anti Fraud dengan Pendekatan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001 “As The Key to Healthy and Successful Company” bersama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bahwa pencegahan fraud memiliki hubungan erat dengan kesehatan dan keberlanjutan perusahaan.
Lebih dari 200 peserta telah menjadi bagian dari Batch 1 untuk mempelajari bagaimana risiko, pengendalian, tata kelola, dan integritas dapat dibangun dalam sebuah pendekatan yang lebih sistematis.
Terima kasih kami sampaikan kepada PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atas kepercayaan yang diberikan kepada RMC, SSSSSSSSSSSSserta kepada lebih dari 200 peserta yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Webinar Batch 1.
Bagi perusahaan yang ingin membangun atau memperkuat program Anti Fraud dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan SNI ISO 37001:2025, RMC siap menjadi mitra melalui pengembangan kompetensi, implementasi sistem, upgrading, internal audit, hingga pendampingan sertifikasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Batch 1 telah terlaksana bersama lebih dari 200 peserta. Sampai jumpa di Batch selanjutnya!
MASIH BANYAK RUANG DAN WAKTU UNTUK MELAKUKAN IMPROVEMENT.
RMC – Delivering Real Solutions, Creating Sustainable Impact.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program konsultasi dan pelatihan lain dari RMC, silahkan hubungi kami di 0811-1439-980 atau marketing@ratama.co.id





