Perubahan standar internasional bukan sekadar pembaruan dokumen, tetapi merupakan momentum bagi organisasi untuk melakukan evaluasi, penyempurnaan, dan penguatan sistem yang telah berjalan. Dalam konteks Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), hadirnya SNI ISO 37001:2025 menjadi langkah penting dalam memperkuat efektivitas pengendalian risiko penyuapan serta meningkatkan kesesuaian sistem terhadap dinamika tata kelola organisasi yang terus berkembang.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan tata kelola perusahaan yang berintegritas dan berkelanjutan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) menyelenggarakan Training Awareness dan Internal Auditor Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2025 yang dilaksanakan pada 5–7 Juni 2026 di Hotel Atria Malang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program upgrading dan persiapan transisi dari SNI ISO 37001:2016 menuju SNI ISO 37001:2025, guna memastikan bahwa sistem yang telah diterapkan dapat disesuaikan dengan persyaratan terbaru serta tetap berjalan secara efektif dalam mendukung budaya integritas perusahaan.
Dalam lingkungan industri perbankan yang sangat bergantung pada kepercayaan publik, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan memiliki peran yang sangat strategis. Selain mendukung penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), SMAP juga menjadi instrumen penting dalam mengidentifikasi, mencegah, dan mengendalikan berbagai risiko penyuapan yang berpotensi memengaruhi reputasi dan keberlangsungan organisasi.
Sebagai perusahaan konsultan yang berfokus pada implementasi sistem manajemen yang memberikan dampak nyata, pendekatan yang dibangun dalam pelatihan ini tidak hanya berorientasi pada pemahaman standar, tetapi juga memastikan bahwa peserta mampu memahami perubahan-perubahan utama yang terdapat dalam ISO 37001:2025 dan bagaimana perubahan tersebut diimplementasikan secara efektif di lingkungan organisasi.
Pada sesi awareness, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai filosofi, tujuan, manfaat, serta penguatan persyaratan dalam SNI ISO 37001:2025. Pembahasan mencakup peningkatan pendekatan berbasis risiko, penguatan peran kepemimpinan, peningkatan efektivitas pengendalian anti penyuapan, serta pentingnya integrasi SMAP ke dalam proses bisnis organisasi.
Selain itu, peserta juga diajak memahami berbagai aspek perubahan yang perlu diperhatikan dalam proses transisi dari versi 2016 ke versi 2025, sehingga organisasi dapat melakukan penyesuaian secara sistematis dan terencana.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Training Internal Auditor SMAP SNI ISO 37001:2025 Based on ISO 19011:2018, yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi auditor internal dalam melakukan audit terhadap sistem yang telah disesuaikan dengan standar terbaru.
Dalam sesi ini, peserta dibekali pemahaman mengenai prinsip audit, teknik audit berbasis risiko, penyusunan program audit, pengumpulan bukti objektif, identifikasi temuan audit, hingga penyusunan laporan audit yang mampu memberikan nilai tambah bagi organisasi.
Audit internal memiliki peran penting dalam proses transisi standar karena menjadi salah satu instrumen utama untuk memastikan bahwa perubahan persyaratan telah diimplementasikan secara efektif. Melalui audit internal yang kompeten, organisasi dapat mengidentifikasi kesenjangan implementasi, mengevaluasi efektivitas pengendalian, serta menentukan langkah perbaikan yang diperlukan sebelum menghadapi audit eksternal.
Pelatihan dilaksanakan secara interaktif melalui kombinasi pemaparan materi, studi kasus, diskusi kelompok, simulasi audit, dan pembahasan praktik terbaik implementasi SMAP di sektor perbankan. Pendekatan ini memastikan bahwa peserta tidak hanya memahami perubahan standar secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam aktivitas operasional dan proses audit sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga integritas organisasi serta memastikan kesiapan perusahaan dalam menghadapi transisi menuju SNI ISO 37001:2025. Penguatan awareness dan kompetensi auditor internal menjadi fondasi penting dalam memastikan bahwa implementasi SMAP tidak hanya memenuhi persyaratan standar, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi organisasi melalui peningkatan tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas.
Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan serta mendukung terwujudnya organisasi yang semakin profesional, berintegritas, dan berkelanjutan.
MASIH BANYAK RUANG DAN WAKTU UNTUK MELAKUKAN IMPROVEMENT.
RMC – Delivering Real Solutions, Creating Sustainable Impact.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program konsultasi dan pelatihan lain dari RMC, silahkan hubungi kami di 0811-1439-980 atau marketing@ratama.co.id