Perubahan standar tidak cukup direspons dengan memperbarui dokumen. Organisasi perlu memastikan bahwa perubahan tersebut dipahami oleh personel terkait, diterjemahkan ke dalam proses dan pengendalian, serta mampu memperkuat efektivitas sistem yang telah berjalan.
Hal tersebut menjadi bagian penting dalam proses upgrading Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari SNI ISO 37001:2016 menuju SNI ISO 37001:2025 yang dilakukan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
Sebagai salah satu tahapan dalam project upgrading tersebut, pada 1 Oktober 2026, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk menyelenggarakan Training Awareness Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2025.

Kegiatan dibuka oleh Ibu Veronika Dyah, Head of Compliance and AML PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Pelaksanaan training menjadi bagian penting untuk membangun kesamaan pemahaman mengenai perkembangan terbaru SNI ISO 37001:2025 sekaligus mempersiapkan organisasi dalam melakukan penyesuaian terhadap sistem yang sebelumnya telah diterapkan berdasarkan SNI ISO 37001:2016.
Bagi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan bukan merupakan langkah yang dimulai dari awal. Perusahaan sebelumnya telah menerapkan dan memperoleh sertifikasi SNI ISO 37001:2016, dengan proses pendampingan yang juga dilakukan bersama RMC.
Dengan hadirnya SNI ISO 37001:2025, sistem yang telah dibangun perlu dikembangkan dan disesuaikan agar tetap relevan dengan persyaratan terbaru serta kebutuhan organisasi.
Karena itu, upgrading tidak hanya dipandang sebagai perpindahan dari satu versi standar menuju versi berikutnya. Proses ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali sistem yang telah berjalan, memahami perubahan yang diperlukan, serta memperkuat pengendalian agar penerapan SMAP semakin efektif.
Pengalaman implementasi sebelumnya menjadi fondasi penting. Organisasi tidak perlu membangun seluruh sistem dari awal, tetapi perlu mengidentifikasi bagian yang masih relevan, bagian yang membutuhkan penyesuaian, serta area yang dapat diperkuat sesuai dengan perkembangan standar terbaru.
Training Awareness sebagai Fondasi Proses Upgrading
Salah satu faktor penting dalam keberhasilan upgrading adalah awareness.
Perubahan standar perlu dipahami oleh personel yang memiliki peran dalam implementasi sistem. Tanpa pemahaman yang sama, perubahan berpotensi hanya berhenti pada level dokumentasi dan belum sepenuhnya diterjemahkan dalam proses kerja.
Melalui Training Awareness SNI ISO 37001:2025, peserta mendapatkan pemahaman mengenai kerangka Sistem Manajemen Anti Penyuapan, arah perubahan standar, serta implikasinya terhadap sistem yang telah diterapkan sebelumnya.
Training juga membantu membangun perspektif bahwa Sistem Manajemen Anti Penyuapan bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi Compliance. Efektivitas SMAP membutuhkan keterlibatan berbagai fungsi dan level organisasi sesuai dengan peran, tanggung jawab, serta risiko yang terdapat pada masing-masing proses.
Kesamaan pemahaman inilah yang menjadi salah satu fondasi sebelum organisasi melanjutkan ke tahapan penyesuaian dan penguatan sistem.
Memahami Perubahan SNI ISO 37001:2025
Upgrading dari SNI ISO 37001:2016 menuju SNI ISO 37001:2025 membutuhkan pemahaman mengenai perubahan yang terdapat dalam standar terbaru dan bagaimana perubahan tersebut berpengaruh terhadap sistem yang telah diterapkan.
Melalui training awareness, peserta diarahkan untuk tidak hanya melihat perubahan pada struktur maupun persyaratan, tetapi juga memahami konteks di balik perubahan tersebut dan relevansinya terhadap pengelolaan risiko penyuapan.
Pemahaman ini menjadi penting karena setiap perubahan perlu diterjemahkan sesuai dengan karakteristik organisasi, proses bisnis, pihak berkepentingan, serta risiko yang dihadapi.
Dengan demikian, proses upgrading dapat dilakukan secara lebih terarah. Organisasi dapat menentukan bagian sistem yang perlu dipertahankan, diperbarui, diperkuat, maupun dikembangkan sehingga implementasi standar terbaru tetap sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Memperkuat Pengelolaan Risiko Penyuapan
Risiko penyuapan dapat muncul pada berbagai aktivitas dan hubungan bisnis. Karena itu, efektivitas Sistem Manajemen Anti Penyuapan sangat bergantung pada kemampuan organisasi dalam memahami risiko dan menerapkan pengendalian yang sesuai.
Training Awareness SNI ISO 37001:2025 membantu memperkuat pemahaman peserta mengenai hubungan antara risiko penyuapan dengan proses organisasi.
Pengendalian tidak seharusnya diterapkan secara seragam tanpa mempertimbangkan tingkat risiko. Organisasi perlu memahami konteks setiap aktivitas sehingga pengendalian dapat dirancang dan diterapkan secara proporsional.
Perspektif tersebut membantu menjadikan SMAP sebagai bagian dari pengelolaan organisasi, bukan sekadar sistem yang berjalan terpisah untuk kepentingan sertifikasi.
Kepatuhan tetap menjadi bagian penting dalam penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Namun, keberhasilan implementasi tidak cukup dinilai hanya dari tersedianya kebijakan dan prosedur.
Organisasi juga perlu memastikan apakah pengendalian yang telah dibangun benar-benar berjalan dan mampu memberikan hasil yang diharapkan.
Karena itu, proses upgrading menjadi kesempatan untuk melihat kembali efektivitas sistem secara lebih menyeluruh. Organisasi dapat mengevaluasi bagaimana kebijakan diterjemahkan ke dalam proses, bagaimana tanggung jawab dijalankan, bagaimana risiko dikelola, serta bagaimana efektivitas pengendalian dimonitor dan ditingkatkan.
Pendekatan tersebut membantu mengarahkan implementasi SMAP dari sekadar compliance-oriented menjadi sistem yang semakin risk-based dan performance-oriented.
Awareness sebagai Bagian dari Penguatan Budaya Integritas
Sistem Manajemen Anti Penyuapan pada akhirnya sangat berkaitan dengan perilaku dan budaya organisasi.
Dokumen dan pengendalian formal memang diperlukan, tetapi efektivitas sistem juga bergantung pada bagaimana nilai integritas dipahami dan diterapkan dalam pengambilan keputusan maupun aktivitas sehari-hari.
Training awareness menjadi salah satu sarana untuk membangun pemahaman tersebut.
Dengan pemahaman yang semakin baik mengenai risiko penyuapan, tanggung jawab personel, serta pentingnya pengendalian, peserta diharapkan mampu berkontribusi dalam menjaga efektivitas penerapan SMAP di lingkungan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
Budaya integritas yang kuat juga membantu organisasi menjadikan pencegahan penyuapan sebagai bagian dari tata kelola dan cara kerja perusahaan, bukan hanya sebagai kewajiban untuk memenuhi standar.
RMC Dampingi Project Upgrading SNI ISO 37001:2025 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konsultasi manajemen, pelatihan, implementasi, dan pendampingan sertifikasi sistem manajemen RMC kembali dipercaya untuk mendampingi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk dalam pengembangan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.
Sebelumnya, RMC telah menjadi mitra pendamping dalam penerapan SNI ISO 37001:2016 hingga proses sertifikasi. Kepercayaan tersebut kembali berlanjut melalui project upgrading menuju SNI ISO 37001:2025.
Pendampingan diarahkan agar proses transisi tidak hanya menghasilkan penyesuaian terhadap dokumen sistem, tetapi juga memperkuat pemahaman, implementasi, pengendalian risiko, serta kemampuan organisasi dalam menjaga efektivitas SMAP secara berkelanjutan.
Bagi RMC, keberhasilan sebuah project tidak hanya ditentukan oleh terpenuhinya persyaratan standar. Sistem yang dikembangkan perlu dapat diterapkan, memberikan manfaat bagi organisasi, dan mendukung peningkatan tata kelola secara nyata.
Pelaksanaan Training Awareness menjadi salah satu langkah dalam perjalanan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk menuju penerapan SNI ISO 37001:2025.
Setelah sebelumnya membangun dan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan berdasarkan versi 2016, proses upgrading memberikan kesempatan bagi organisasi untuk memperbarui sekaligus memperkuat sistem sesuai dengan perkembangan standar terbaru.
Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada RMC untuk mendampingi project upgrading Sistem Manajemen Anti Penyuapan dari SNI ISO 37001:2016 menuju SNI ISO 37001:2025.
Semoga rangkaian project upgrading ini semakin memperkuat implementasi SMAP, meningkatkan efektivitas pengendalian risiko penyuapan, serta mendukung budaya integritas, kepatuhan, dan tata kelola yang berkelanjutan di lingkungan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.
MASIH BANYAK RUANG DAN WAKTU UNTUK MELAKUKAN IMPROVEMENT.
RMC – Delivering Real Solutions, Creating Sustainable Impact.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program konsultasi dan pelatihan lain dari RMC, silahkan hubungi kami di 0811-1439-980 atau marketing@ratama.co.id






