Keselamatan kerja merupakan salah satu faktor fundamental dalam keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi. Tingginya kompleksitas pekerjaan serta beragam potensi bahaya yang muncul di lapangan menuntut setiap pekerja untuk memiliki kemampuan mengenali risiko sejak sebelum pekerjaan dimulai. Pendekatan preventif melalui identifikasi bahaya menjadi langkah strategis dalam mengurangi potensi kecelakaan kerja sekaligus meningkatkan produktivitas dan keandalan operasional.
Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya keselamatan kerja, PT PLN PUSMANPRO UPMK IV menyelenggarakan Kiken Yochi Training secara online untuk Membantu Identifikasi Bahaya Pekerjaan Konstruksi pada Rabu, 29 Juli 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran (safety awareness) serta kemampuan pekerja dalam mengidentifikasi potensi bahaya sebelum aktivitas pekerjaan dilaksanakan.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bapak Hadiansyah Kausar selaku Manager PT PLN PUSMANPRO UPMK IV bersama Bapak Adi Prasaja selaku Manager Marketing RMC. Pembukaan ini menjadi simbol komitmen bersama antara PT PLN PUSMANPRO UPMK IV dan RMC dalam membangun budaya keselamatan kerja yang lebih kuat melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
RMC menghadirkan program pelatihan yang tidak hanya berorientasi pada penyampaian teori, tetapi juga pada penerapan praktik keselamatan kerja yang dapat langsung diaplikasikan di lingkungan proyek konstruksi.
Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari konsep Kiken Yochi (KY), yaitu metode yang berasal dari Jepang untuk mengidentifikasi dan memprediksi potensi bahaya sebelum pekerjaan dimulai. Metode ini telah diterapkan secara luas di berbagai industri karena terbukti mampu meningkatkan kewaspadaan pekerja, memperkuat komunikasi keselamatan, serta mengurangi potensi terjadinya kecelakaan kerja.
Materi pelatihan mencakup teknik identifikasi bahaya (hazard identification), analisis risiko pekerjaan, komunikasi keselamatan (safety communication), pengambilan keputusan di lapangan, serta pentingnya keterlibatan seluruh personel dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman. Peserta juga diajak memahami bahwa setiap aktivitas pekerjaan memiliki potensi risiko yang harus dikenali dan dikendalikan sebelum pekerjaan dimulai.
Agar pembelajaran lebih aplikatif, pelatihan dikombinasikan dengan diskusi interaktif, simulasi, dan studi kasus yang diambil dari kondisi nyata pekerjaan konstruksi. Pendekatan ini membantu peserta memahami bagaimana metode Kiken Yochi dapat diterapkan secara langsung dalam aktivitas operasional sehari-hari untuk meminimalkan potensi kecelakaan kerja.
Penerapan Kiken Yochi Training memberikan manfaat yang signifikan bagi organisasi, antara lain meningkatkan kemampuan pekerja dalam mengenali potensi bahaya, memperkuat komunikasi antaranggota tim, membangun budaya keselamatan yang lebih proaktif, serta mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman dan produktif.
Melalui penyelenggaraan pelatihan ini, PT PLN PUSMANPRO UPMK IV menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kompetensi pekerja serta memperkuat implementasi budaya keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya menciptakan operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.
Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN PUSMANPRO UPMK IV atas kepercayaan yang telah diberikan kepada RMC sebagai mitra dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia. Semoga kolaborasi ini terus memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan budaya keselamatan kerja serta mendukung keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi yang aman dan berkualitas.
MASIH BANYAK RUANG DAN WAKTU UNTUK MELAKUKAN IMPROVEMENT.
RMC – Delivering Real Solutions, Creating Sustainable Impact.
Untuk informasi lebih lanjut tentang program konsultasi dan pelatihan lain dari RMC, silahkan hubungi kami di 0811-1439-980 atau marketing@ratama.co.id




